Sabtu, 09 Januari 2016

“Toleransi yang Tercoreng”

Brunei Darussalam tertanggal 27 Desember 2014 menyatakan perayaan natal di ruang public termasuk dalam menyebarkan agama selain agama Islam. Pernyataan yang sama juga menegaskan bahwa menyebarkan symbol-simbol agama lain melanggar pasal 207(1) hukum pidana Brunei, yang sanksinya adalah denda 20.000 dolar Brunei (sekitar Rp 190,5 juta). Atau penjara selam 5 tahun atau keduanya. “orang-orang

Baca Selanjutnya >>> http://bit.ly/1ZUra9w

0 komentar

Posting Komentar